Bulan: Juli 2017

Aksi Tawuran Mahasiswa NTT Libatkan Mahasiswa Antarkampus

Aksi Tawuran Mahasiswa NTT Libatkan Mahasiswa Antarkampus

Image Source: https://kiatsuksesunas.files.wordpress.com/2012/04/prima-2.jpg

Aksi Tawuran Mahasiswa NTT itu Libatkan Mahasiswa Antarkampus

USUT TUNTAS: Kapolres Malang Kota AKBP Singgamata dan dua orang tersangka pengeroyok Fidelis Onto di Polres Malang Kota.
MALANG KOTA – Setelah menangkap dua orang pengeroyok Fidelis Onto, 20, mahasiswa IKIP Budi Utomo yang tewas asal Manggarai Barat, Flores, NTT, polisi masih memburu pelaku lainnya. Polisi sudah mengantongi empat nama pelaku yang ikut mengeroyok Onto. Keempatnya terus dalam perburuan polisi hingga kemarin (16/11).

Total sudah ada enam orang yang ditetapkan sebagai tersangka oleh polisi. Dua orang sebelumnya sudah tertangkap yaitu, Risto, 20, dan Nando, 19. Lalu, empat orang pelaku lainnya masih dalam status buron.

Kapolres Malang Kota AKBP Singgamata mengatakan, aksi tawuran itu tidak hanya melibatkan mahasiswa satu kampus, tapi juga dari beberapa kampus lain di Kota Malang. "Antara korban dan dua tersangka masih teman satu kampus," ujar dia di Polres Malang Kota, kemarin (16/11).

Singgamata mengatakan, dua pelaku pengeroyokan yang tertangkap sudah ditetapkan sebagai tersangka. Demikian juga dengan empat orang pelaku lainnya yang masih buron. "Kepada para tersangka kami kenakan pasal 170 KUHP. Ancaman hukuman maksimal 12 tahun penjara," ujar dia.

Untuk hasil pemeriksaan sementara, Singgamata mengungkapkan, antara kelompok pelaku dengan korban ada perselisihan. Kemudian terjadilah pecah hingga ada perkelahian di Jalan Trunojoyo. Itu pada Sabtu (14/11) lalu.

Menurut dia, sebelum kejadian tersebut pecah, sudah ada kejadian sebelumnya. Itu pada satu hari sebelum tewasnya Onto. "Kemudian mereka masih tidak terima dengan kejadian itu karena masih tersinggung, lalu bertemu di lapangan bola. Yang setelahnya berlanjut di TKP," terangnya.

Laman: Laman 1, Laman 2, Laman 3 Diposkan pada 17 November 2015 Kategori HeadlineTag 19., 20, dan Nando, Fidelis Onto, kapolres malang, Kapolres Malang Kota AKBP Singgamata, kerugian, Kota Malang, manggarai barat, masyarakat, polres malang kota, polsek klojen, radar malang, Risto
Navigasi pos

Sebelumnya : Kesurupan SMK PGRI 3 Berlanjut
Selanjutnya : Desain Malabar Dirombak Total

527 Siswa Cadangan PPDB Harap-harap Cemas

527 Siswa Cadangan PPDB Harap-harap Cemas

Image Source: http://abdwachid.files.wordpress.com/2012/01/gambar-ilustrasi.jpg

527 Siswa Cadangan Harap-Harap Cemas

Di SMAN 3 Tinggal 4 yang Belum Daftar Ulang

"

MALANG KOTA – Sebanyak 527 siswa yang masuk dalam kuota cadangan pada penerimaan peserta didik baru (PPDB) jalur regular SMPN, SMAN, dan SMKN, harap-harap cemas menunggu kepastian. Mereka dag dig dug karena hingga kemarin belum ada kepastian apakah yang cadangan bisa masuk atau tidak. "Barusan ada wali murid siswa yang telepon menanyakan bagaimana kabar kuota cadangan. Saya masih belum bisa memberikan keputusan, karena daftar ulang baru berakhir Jumat (15/7)," ujar Ketua Pelaksana PPDB SMKN 3 Malang Siswanto.

Kuota cadangan di tiap sekolah baru bisa digunakan ketika ada calon siswa PPDB jalur reguler yang tidak mendaftar ulang. Sedangkan, pengumuman kuota cadangan baru disampaikan pada hari Sabtu (16/7) setelah jadwal daftar ulang PPDB jalur reguler berakhir Jumat (15/7) hari ini. "Jam dua siang pendaftaran ulang ditutup," kata Siswanto saat ditemui wartawan Jawa Pos Radar Malang, Kamis(14/7).

Data di Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Malang menyebutkan, jumlah siswa cadangan sebanyak 527 siswa, dengan rincian 329 SMPN, 65 SMAN, dan 133 SMKN. Kepala Seksi Kurikulum Pendidikan Menengah Disdik Kota Malang Budiono mengatakan, kuota cadangan di tiap sekolah merupakan hasil seleksi sistem PPDB jalur reguler. "Siswa cadangan yang tidak masuk, ya bebas mau sekolah di mana saja asal bukan di negeri," ujar Budiono.

Dia membenarkan apabila jumlah kuota cadangan merupakan permintaan dari tiap sekolah. Hal itu karena melihat dari pengalaman tiap tahun selama PPDB, yang mana kondisi di sekolah berbeda satu sama lain. Siswa yang masuk pada kuota cadangan, kata Budiono, diimbau untuk terus mencari informasi di sekolah. "Pengumuman ada di sekolah masing-masing, silakan dipantau sendiri," pesannya.

Sementara itu, lanjut dia, dinas pendidikan akan terus memantau kegiatan daftar ulang PPDB bersama pengawas. Hal itu dilakukan agar tidak ada kecurangan yang dilakukan oleh sekolah. "Sekolah yang melakukan kecurangan, akan mencederai PPDB. Bila memang ada yang melanggar, jabatan taruhannya," tegas Budiono.

Dikatakannya, disdik juga sudah menegaskan agar sekolah tidak boleh menambah pagu yang sudah ada. Sekolah hanya boleh menerima siswa mutasi apabila pagu sekolah masih memiliki sisa. "Pagu sekolah berkurang biasanya karena ada yang pindah sekolah. Siswa tidak naik pun juga bisa mengurangi pagu," katanya.

Selain itu, mutasi boleh dilakukan apabila siswa yang ingin dimutasi sudah bersekolah selama satu semester di sekolah sebelumnya. Mutasi juga harus memiliki seleksi kemampuan, agar guru tidak kesulitan nantinya. "Jadi tidak hanya menerima siswa-siswa yang tidak memiliki kemampuan. Mutasi juga bukan business oriented belaka," papar Budiono.

Sementara itu, kabar kurang enak bagi siswa cadangan yang berada di SMAN favorit di Kota Malang. Lantaran, para siswa cadangan tersebut terancam gagal masuk sekolah favorit, karena siswa non cadangan yang diterima, mayoritas melakukan daftar ulang semua. Dari pantauan koran ini di sejumlah sekolah favorit kemarin, mayoritas siswa yang diterima melakukan daftar ulang. Meski tidak keseluruhan, tapi hampir bisa dipastikan semua siswa di sekolah favorit melakukan daftar ulang. Apalagi daftar ulang baru akan berakhir hari ini (15/7).

Di SMAN 3 Kota Malang misalnya. Dari total 288 siswa yang diterima di salah satu sekolah tervaforit ini, hingga kemarin hanya ada empat orang yang belum mengambil formulir. Sedangkan yang sudah mengambil tapi belum mengembalikan ada dua belas. "Kayaknya daftar ulang semua, karena daftar ulang terakhir baru besok (hari ini, Red)," kata Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan SMAN 3 Kota Malang Edi Effi Budiono, Kamis (14/7 " Kalau dalam waktu dekat Anda berencana berwisata ke Yogyakarta, jangan lupa cek informasi penginapan murah di Jogja untuk harga dan fasilitas terbaik.

240 Ribu Warga Antre E-KTP

240 Ribu Warga Antre E-KTP

Image Source: http://bantenprov.go.id/upload/articles/pelajar.jpg

240 Ribu Warga Antre E-KTP

"
KEPANJEN – Masih banyak juga warga Kabupaten Malang yang belum mempunyai E-KTP. Dari data Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dispendukcapil) Kabupaten Malang, sedikitnya 240 ribu warga Kabupaten Malang masih antre E-KTP. Jumlah tersebut, dari penduduk yang wajib E-KTP sekitar 1.974.337, namun saat ini baru sekitar 1.734.323 orang yang melakukan pengurusan dan mempunyai E-KTP.

Purnadi Kepala Dispendukcapil Kabupaten Malang mengatakan, jumlah warga yang masih melakukan perekaman sekitar 240 ribu. Dan yang sudah melakukan perekaman identitas namun belum cetak E-KTP sekitar 100 ribu warga. Menunggaknya cetak E-KTP ini karena sebelumnya sempat terjadi kekosongan material E-KTP. Hal itu berlangsung sekitar tiga bulan terakhir, yakni sejak Agustus lalu.

"Sehingga untuk sementara kami ganti dengan surat pernyataan sudah perekaman," kata Purnadi. Baru Akhir Oktober lalu, lanjut dia, pihaknya mendapatkan pasokan lebih dari 20 ribu material E-TKP. Bahan tersebut diplot bagi warga yang sebelumnya sudah mendapatkan surat pernyataan sudah perekaman. "Saat ini sudah 14 ribu sudah cetak," ungkap pria 55 tahun ini. Menurutnya, bulan Januari nanti kemungkinan besar pihaknya akan mendapatkan pasokan material kembali. Namun sampai Desember untuk material dipastikan aman.

Purnadi menambahkan, pengurusan E-KTP di Kabupaten Malang setiap harinya cukup banyak. "Sekitar 300 warga setipa harinya yang mengurus di sini (Dispendukcapil, red)," katanya. Sayangnya, tingginya animo warga yang mengurus E-KTP belum bisa dibarengi dengan alat yang cukup. Kalau dalam waktu dekat Anda berencana jalan-jalan ke Malang, jangan lupa cek informasi penginapan murah di Malang untuk harga dan fasilitas terbaik.

Kayu Jati Menjadi Pilihan Terbaik untuk Furniture Jepara

Furnitur jati selalu dianggap sebagai pilihan yang tepat untuk outdoor furniture. Berasal dari genus pohon kayu keras tropis, jati telah menangkap kepentingan furnitur dan woodsmen selama ribuan tahun. Karena keindahan dan keindahan alam jati, furnitur jati telah menjadi perabot paling diminati di dunia.

Jati tidak hanya awet tapi juga tahan terhadap rayap dan kerusakan cuaca meski tidak diobati dengan sealant atau pernis. Sebelum menjadi barang pokok dalam bisnis furnitur outdoor, pohon jati telah digunakan untuk barang-barang di India selama lebih dari 2.000 tahun.

Furnitur jati berasal dari pohon jati, yang semula tumbuh di India, Thailand, dan Myanmar. Pohon jati bisa hidup untuk jangka waktu yang sangat lama, beberapa bahkan hidup selama 100 tahun. Salah satu alasan furnitur jati sangat populer adalah karena ketahanan alaminya dalam cuaca dan angin. Pohon jati benar-benar bisa membungkuk dan tidak pecah dalam angin kencang. Hal ini juga mudah dimanipulasi dan diukir, terutama bila berasal dari pohon yang lebih tua.

Pohon itu membuat furnitur yang kuat karena beberapa alasan. Pohon jati yang digunakan untuk membuat furnitur memiliki minyak alami yang melindungi kayu dari serangga, air, dan busuk. Jati sangat tahan terhadap kelembaban sehingga terkadang digunakan untuk membuat dek kapal. Minyak alami dari pohon ini juga bermanfaat untuk proses pembuatan furnitur karena minyak membuat kayu terlihat segar bahkan setelah bertahun-tahun digunakan.

Karena jati sangat langka dan dihargai, furnitur jati merupakan barang yang hot. Furnitur jati Indonesia adalah beberapa furnitur outdoor paling berharga di dunia dan pohonnya semakin jarang setiap hari. Perabotan buatan Indonesia juga dinilai sangat berharga karena para seniman berpengalaman yang telah belajar bekerja dengan dan mengukir kayu jati dengan indah. Kayu dan furnitur ini telah menjadi ekspor besar bagi Indonesia dan memiliki pengaruh besar terhadap ekonomi mereka namun banyak negara telah membatasi jumlah penebangan yang diizinkan untuk mengurangi risiko pohon menjadi terlalu langka. Myanmar memiliki jumlah ekspor jati terbesar di dunia.

Furnitur jati memiliki reputasi yang baik dalam menjaga keindahan dan daya tahan terlepas dari apa sisi dunia furnitur diletakkan. Log dan papan kayu jati dalam bentuk prima telah ditemukan ratusan tahun yang lalu. Furnitur Jati adalah pilihan paling bijaksana bagi pembeli yang tidak dapat melakukan langkah-langkah yang tepat untuk melindungi furnitur outdoor mereka secara teratur. Furnitur jati juga bisa dibeli untuk keperluan indoor.

Furnitur Jepara juga menjadi bahan pokok dalam dunia furnitur vintage. Perancang furnitur Denmark menggunakan kayu jati pada tahun 50an dan 60an dan menciptakan gaya yang disebut Danish Modern. Gaya ini terus menjadi pilihan populer bagi kolektor dan pembeli vintage.

Seiring dengan membangun kapal-kapal yang kuat dan perabotan outdoor, jati telah menjadi penyumbang penting bagi dunia bingkai pintu dan jendela, bangunan, jembatan, dan mobil kereta api.

10 Tips Kecakapan Hidup Belajar untuk Anak berpendidikan Khusus

K

Apa itu Kecakapan Hidup?

Kecakapan hidup harus diajarkan kepada siswa dalam pendidikan khusus untuk membantu mereka menjadi mandiri dan sukses. Instruksi keterampilan hidup menggabungkan keterampilan akademik, kehidupan sehari-hari, pekerjaan, dan interpersonal untuk mengajarkan siswa bagaimana cara hidup dan bekerja di masyarakat.

1. Mengelola Keuangan

Menghitung uang. Membuat perubahan yang benar. Menyimpan anggaran pribadi dan membuat keputusan keuangan yang bertanggung jawab. Mengelola rekening giro dan tabungan. Menghitung dan membayar pajak dan tagihan.

2. Mempertahankan Rumah Tangga

Penawaran dengan penyewaan dan penyewaan. Melakukan pekerjaan pemeliharaan rumah dan pemeliharaan rumah. Membeli, merencanakan, dan menyiapkan makanan seimbang. Menyimpan makanan dengan benar.

3. Menjaga Kebutuhan Pribadi

Gaun tepat. Mendapatkan perawatan kesehatan. Peduli kebersihan pribadi. Menghindari penyalahgunaan zat. Menjaga kebugaran fisik, nutrisi, dan berat badan.

4. Tetap Aman

Bisa mengenali bau dan suara asing. Mengidentifikasi dan mengikuti tanda-tanda keselamatan. Membaca dan memahami peraturan keselamatan sederhana. Menunjukkan pengetahuan dan kemampuan untuk mengevakuasi sebuah bangunan dalam keadaan darurat.

5. Menjadi Warga Negara yang Bertanggung Jawab

Menunjukkan pengetahuan tentang hak warga negara, hukum, dan cara mengikuti hukum. Dapat melaporkan kejahatan. Mendapatkan bantuan hukum Suara.

6. Menikmati Kegiatan Kenyamanan dan Rekreasi

Berpartisipasi dalam kegiatan kelompok dan individu. Bisa memilih dan merencanakan kegiatan, acara sosial, atau liburan. Menikmati hobi, musik, olahraga, seni dan kerajinan.

7. Bepergian di dalam Komunitas

Bisa membedakan antara kanan, kiri, depan, belakang. Menunjukkan pengetahuan tentang peraturan lalu lintas dan keamanan. Pahami cara menggunakan peta dan moda transportasi yang berbeda.

8. Mencapai Kesadaran Diri

Mengakui kebutuhan emosional, fisik, dan psikologis. Dapat mengidentifikasi minat dan kemampuan. Menunjukkan perawatan perangkat dan alat bantu sensor yang tepat.

9. Tumbuh dalam Keyakinan Diri

Bisa menerima dan memberi pujian dan kritik. Mengembangkan perasaan percaya diri dan harga diri. Menjelaskan persepsi diri orang lain. Memakai pakaian yang sesuai agar sesuai dengan situasi sosial dan kerja.

10. Menjadi Independen

Menerima tanggung jawab atas skala peta tindakan. Bisa mengatasi perubahan jadwal perjalanan dan tersesat. Memilih teman Pergi ke sekolah dan bekerja tepat waktu. Berkeliling secara mandiri di sekitar masyarakat. Bisa menyelesaikan tugas tanpa bantuan.